![]() |
| Foto: Lilin Quin |
Baipito – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Baipito menggelar kegiatan Penyusunan dan Penetapan Program Penyuluhan Pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pendampingan kepada petani dan kelompok tani di wilayah kerja Kecamatan Ile Mandiri. Kegiatan ini melibatkan para penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Kegiatan berlangsung melalui forum musyawarah yang membahas berbagai kondisi dan kebutuhan pertanian di tingkat lapangan. Penyusunan program dilakukan dengan mempertimbangkan potensi wilayah, permasalahan yang dihadapi petani, serta arah pengembangan sektor pertanian yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Koordinator BPP Baipito menjelaskan bahwa program penyuluhan pertanian merupakan pedoman kerja bagi para penyuluh dalam melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani selama satu tahun program.
Program ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi petani di lapangan. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan yang dilakukan nantinya benar-benar memberikan manfaat dan solusi terhadap berbagai persoalan pertanian yang ada, ujarnya.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah isu strategis seperti peningkatan produktivitas tanaman pangan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, penggunaan benih unggul, pengelolaan lahan, pemanfaatan pupuk secara tepat, hingga pengembangan usaha tani yang berorientasi pasar.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada penguatan kelembagaan kelompok tani, pengembangan pertanian ramah lingkungan, serta pemanfaatan teknologi pertanian yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi.
Para penyuluh pertanian menyampaikan berbagai informasi yang diperoleh dari hasil identifikasi potensi dan masalah di desa-desa binaan. Data tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan penyuluhan yang akan dilaksanakan.
Perwakilan kelompok tani yang hadir memberikan berbagai masukan terkait kebutuhan petani, termasuk akses terhadap sarana produksi, pengembangan komoditas unggulan, serta peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan demonstrasi lapangan.
Suasana diskusi berlangsung aktif dan partisipatif. Berbagai usulan yang disampaikan peserta dihimpun untuk dirumuskan menjadi program kerja yang realistis dan sesuai dengan kondisi wilayah Kecamatan Ile Mandiri..
Setelah melalui proses pembahasan, program penyuluhan pertanian kemudian ditetapkan sebagai acuan pelaksanaan kegiatan pendampingan di lapangan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pertanian.
BPP Baipito menegaskan bahwa keberhasilan program penyuluhan tidak hanya bergantung pada peran penyuluh, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif petani, kelompok tani, serta dukungan berbagai pihak terkait.
Melalui penyusunan dan penetapan program penyuluhan pertanian ini, BPP Baipito menunjukkan komitmennya untuk terus mendampingi petani dalam mengembangkan usaha tani yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan. Program yang telah ditetapkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani sekaligus mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih kuat di wilayah Kecamatan Ile Mandiri..
Kunjungan tim surveyor tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
![]() |
| Foto: Lilin Quin |
![]() |
| Foto: Lilin Quin |
![]() |
| Foto: Lilin Quin |




